No comment yet

Trailer Film Discovering Central Java

HALO!
Finally! Filmnya selesai sodara-sodara!! Setelah perjuangan syuting sama editing yang melelahkan tapi sangat menyenangkan, akhirnya trailer dan filmnya sudah jadi. Film ini kami beri judul "DISCOVERING CENTRAL JAVA", and here the trailer... Selamat menyaksikan :)




No comment yet

Film Tekkom

HOLA!
Saya main film!! Haha *norak*. Bukan, bukan. Ini bukan film yang disutradarai sutradara terkenal, film ini tugas mata kuliah teknik komunikasi. Seru banget! Mulai dari proses nyari ide filmnya, bikin skenario *saya penulis skenarionya loh* sampai proses syuting. Tema film yang diambil mengikuti tema dari tugas besar yang dipilih kelompok saya, yaitu Visit Jateng 2013. Nah, di film ini saya beserta teman-teman (yang tergabung di kelompok 5 tekkom) mau nunjukkin kalau tempat wisata di Jawa Tengah itu ga cuma yang itu-itu aja, masih banyak yang lain yang ga kalah bagus.
Kelompok 5, mengambil keputusan kalau semua anggota ikut ambil peran di film ini walaupun cuma ada yang sekilas aja hehe. Bikin skenario itu susah-susah gampang. Kalau otak lagi buntu, ide ga ada yang muncul satupun. Tapi sekalinya ide muncul, wah langsung lancar deh bikin skenarionya. Skenario selesai dibuat, serahin ke sutradara untuk minta penilaian apa ada yang perlu ditambahin atau dikurangin. Skenario selesai dibuat, saatnya syuting! Mau tau gimana kami syuting? Klik Read more aja ;)

No comment yet

Poster Individu Tekkom



Poster ini merupakan tugas mata kuliah Teknik Komunikasi. Tema yang diambil adalah keseimbangan antara penghijauan sama pembangunan. Dari gambarnya saya milih timbangan yang ga seimbang antara kanan dan kiri, yang ringan ditaruh gambar pohon yang menggambarkan penghijauan dan yang berat ditaruh gambar gedung-gedung. Di Indonesia kan penghijauannya kurang banget, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta. Sementara pembangunan pusat perbelanjaan, superblock dan perumahan skala besar malah semakin menjamur.
No comment yet


  SymbioCity adalah suatu pendekatan pembangunan perkotaan berkelanjutan/ Sustainable Urban Development yang dikembangkan pemerintah Swedia berdasarkan pengalaman pembangunan perkotaan di Swedia untuk mewujudkan suatu perkotaan yang dilengkapi jaringan sarana prasarana terintegrasi yang operasionalisasinya menggunakan sumber energi terbarukan sehingga ramah lingkungan dan menghemat biaya operasional.
Public and Private Stakeholders
No comment yet

7 Konsep Dasar Geologi Lingkungan

Latar Belakang

            Ilmu perencanaan wilayah dan kota adalah suatu ilmu yang merencanakan pembangunan suatu wilayah atau kota. Tidak hanya satu ilmu saja yang diperhatikan dalam merencanakan wilayah dan kota, tetapi juga ilmu lainnya seperti ilmu ekonomi, sosial dan budaya dasar, kependudukan, sejarah dan juga geologi lingkungan. Ilmu-ilmu tersebut berguna dalam memaksimalkan potensi yang ada pada suatu wilayah atau kota sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai oleh perencana sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat atau penduduk sebagai subjek sekaligus objek perencanaan.
            Geologi lingkungan merupakan ilmu terapan dari ilmu geologi yang ditujukan sebagai upaya memanfaatkan sumber daya alam dan energi secara efisien dan efektif untuk memenuhi kebutuhan manusia pada masa kini maupun masa mendatang dengan mengurangi dampak lingkungan yang ditimbulkannya semaksimal mungkin. Ruang lingkup ilmu geologi lingkungan mencakup proses-proses geologi dan perubahan bentang alam, sumber daya geologi (air, mineral, lahan, dan energi), bahaya gerakan geologi (gerakan tanah/longsor, gempa bumi, tsunami, gunung api) serta perencanaan tata guna lahan. Adanya ruang lingkup tersebut dapat menjadikan geologi lingkungan sebagai pedoman dalam melakukan analisis dan rekayasa teknis dalam menyelesaikan konflik, meminimalisasi dampak negatif dan meningkatkan dampak positif yang muncul dalam lingkungan suatu wilayah.
            Terdapat tujuh konsep dasar dalam mempelajari geologi lingkungan, yaitu :

  • 1.      Pada dasarnya bumi merupakan suatu sistem tertutup.
  • 2.      Bumi adalah satu-satunya tempat kehidupan manusia, namun sumber daya alamnya terbatas.
  • 3.      Proses-proses alam yang terjadi sekarang mengubah bentang alam yang telah tersusun selama periode geologi, baik secara alamiah maupun buatan.
  • 4.      Selalu ada proses alam yang membahayakan dan mengancam kehidupan manusia.
  • 5.      Perencanaan tata guna lahan dan penggunaan air harus diusahakan untuk mendapatkan keseimbangan antara pertimbangan ekonomi dengan penilaian estetika.

  • 6   Efek dari penggunaan tanah bersifat kumulatif, oleh karena itu kita mempunyai kewajiban untuk menerima dan menanggungnya.
  • 7      Komponen dasar dari setiap lingkungan manusia adalah faktor geologi, dan pemahaman terhadap lingkungannya membutuhkan wawasan dan penafsiran yang luas terhadap ilmu bumi dan ilmu lain yang berkaitan.
Nah, dari ketujuh konsep tersebut, hanya ada beberapa konsep yang sesuai dengan situasi dan kondisi wilayah Indonesia. Berikut adalah pembahasan tentang beberapa konsep yang sesuai dengan wilayah Indonesia menurut pendapat saya. Wanna know more? Just click MORE :)